Baru Dirilis, Akankah Huawei Mate 30 Series Sesukses Pendahulunya?

advertise here
Raksasa teknologi asal China Huawei baru saja merilis smartphone kelas berat terbaru mereka yaitu Huawei Mate 30 Series dalam sebuah acara di Munich Jerman. Pertanyaan singkatnya, dengan segala drama yang terjadi pada Huawei akhir-akhir ini, akankah Huawei Mate 30 Series mampu sukses seperti pendahulunya?


SPESIFIKASI SINGKAT HUAWEI MATE 30 SERIES

HUAWEI MATE 30 PRO
HUAWEI MATE 30
Display
6.53-inch curved OLED, Horizon Display
2,400 x 1,176 resolution
6.62-inch FHD+ OLED
2,340 x 1,080 resolution
402 ppi

18.7:9 aspect ratio
Processor
Huawei Kirin 990
Octa-core CPU (2 Cortex-A76 @ 2.86GHz,
2 Cortex-A76 @ 2.36GHz, 4 Cortex-A55 @ 1.95GHz)
Dual NPU
Huawei Kirin 990
Octa-core CPU (2 Cortex-A76 @ 2.86GHz, 2 Cortex-A76 @ 2.36GHz, 4 Cortex-A55 @ 1.95GHz)
Dual NPU
GPU
Mali-G76
MP16
Mali-G76
MP16
RAM
8GB
6/8GB
Storage
128/256GB
Nano-Memory slot
128GB
Nano-Memory slot
Cameras
Rear:
40MP f/1.6 with OIS
40MP f/1.6 ultra-wide
8MP f/2.4 3x telephoto with OIS
3D depth sensor

Video: 4K at 30/60fps, 1080p at 30/60/960fps, 720p at 7680fps

Front:
32MP f/2.0
Rear:
40MP f/1.6 with OIS
16MP f/2.2 ultra-wide
8MP f/2.2 3x telephoto with OIS

Video: 4K at 30/60fps, 720p at 960fps

Front:
24MP f/2.0
Battery
4500mAh
Non-removable
40W wired charging
27W wireless charging
4,200mAh
Non-removable
40W wired charging
27W wireless
Audio
Sound on Screen technology
USB-C
No 3.5mm port
USB-C
3.5mm port
Security
3D face unlock
In-display fingerprint
In-display fingerprint
Software
EMUI 10
Android 10
EMUI 10
Android 10
Dimensions
158.1 x 73.1 x 8.8mm
198 grams
160.8 x 76.1 x 8.4mm
196 grams

Dari spesifikasi di atas terlihat bahwa Huawei benar-benar all-out untuk smartphone flagship terbaru mereka ini. Misalnya saja pada prosesornya yang merupakan prosesor home-made mereka paling baru yaitu Kirin 990 yang performanya sudah tak diragukan lagi. Ditambah lagi, prosesor Kirin 990 ini merupakan prosesor pertama yang terintegrasi dengan modem 5G - Kirin 990 memiliki dua versi, yang pertama 4G dan yang kedua 5G.


Beberapa fitur yang cukup menyegarkan tahun lalu pada Mate 20 Series kembali mereka gunakan tentu dengan perbaikan. Misalnya saja pengisian cepat nirkabel yang ditingkatkan menjadi 27W. Untuk versi Pro, terdapat juga fitur motion control yang memungkinkan pengguna mengoperasikan smartphone hanya dengan pergerakan tangan tanpa harus menyentuh layar. Mirip seperti yang dimiliki LG, tetapi masih harus dicoba apakah fitur ini akan selancar demonya.


Dan bagian yang paling menarik dari seri Mate adalah kamera. Huawei disini kembali menyegarkan desain kamera di smartphone flagship terbaru Mate 30 Series ini dengan menempatkan lingkaran besar di bagian belakang sebagai housing untuk empat kameranya. Sementara lingkaran tersebut terdapat kontur yang memiliki tekstur berbeda dengan bodinya. Dan tentu saja, Leica. Di bagian depan terdapat satu kamera yang ditempatkan pada notch tradisional, bersama dengan beberapa sensor.

Itu baru dari desain kameranya, mengenai spesifikasinya, masing-masing varian baik itu Mate 30 Pro ataupun Mate 30 telah dibekali dengan lensa kamera yang tentu saja mumpuni. Bisa dilihat pada tabel spesifikasi di atas, meskipun tidak menggunakan kamera beresolusi mainstream 48MP atau yang akan menjadi tren 64MP, tetapi lensa 40MP milik Mate 30 Series ini rasanya akan sangat mengagumkan. Ditambah dengan beberapa lensa tambahan sebagai pendukung dan teknologi-teknologi yang disematkan, bukan tidak mungkin hasil foto Mate 30 Series ini akan membuat pegiat fotografi tercengang.

Salah satu fitur gila pada kamera Huawei Mate 30 (Pro) ini adalah kemampuan melakukan rekaman ultra slo-mo: 7680fps pada 720p. Di sini, pada Huawei Mate 30 (Pro), mereka menghilangkan lensa periskop seperti yang ada pada P30 Pro, dan menggantinya dengan lensa cinematic ultra-wide yang mampu menangkap gambar lebih lebar dari smartphone manapun karena menggunakan sensor kamera berukuran 1/1.54 inchi dengan aspek rasio 3:2.

Lalu apakah smartphone flagship terbaru Huawei Mate 30 Series ini memiliki kekurangan? Nantikan pada artikel berikutnya.


BERIKAN KOMENTAR ()